5 Pahlawan Wanita Nasional yang Turut Serta Dalam Kemerdekaan Indonesia

 


Dalam merebut kembali kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah, campur tangan pahlawan tidak pernah lepas dari hal tersebut. Selain pahlawan pria, peran pahlawan wanita juga tidak luput dari sejarah Indonesia untuk mendapatkan kembali hak kemerdekaan.

Hal ini bisa dibuktikan dari banyaknya pahlawan nasional wanita yang hingga saat ini dikenang oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan tidak jarang para sosok pahlawan wanita diabadikan di dalam Museum dengan menampilkan gambar yang seperti ditangkap dengan kamera analog. Meski sosok wanita dahulu kerap dikecilkan, namun mereka memiliki tekad kuat untuk mempertahankan kemederkaan Indonesia dan bekerja sama untuk memulangkan para penjajah.

Ada banyak bentuk perjuangan pahlawan nasional wanita untuk memerdekakan Indonesia dari tangan penjajah, salah satunya adalah pendidikan.

Nah, di bawah ini kami akan daftar pahlawan nasional wanita yang ikut serta dalam memerdekakan Indonesia dari segala aspek.

1. Cut Nyak Meutia



Pahlawan wanita nasional pertama yang perlu kamu ketahui adalah Cut Nyak Meutia. Beliau adalah seorang pahlawan wanita dari Aceh, Sumatra dan lahir pada 15 Februari 1870. Semasa hidupnya, Cut Nyak Meutia turut membantu suaminya, Teuku Tjik Tunong dalam melepaskan belenggu penjajahan, termasuk untuk daerah asalnya sendiri.

Bahkan setelah suaminya meninggal dunia, pahlawan wanita dari Sumatra ini masih tetap berkorban dengan cara bergerilya. Untuk menghargai segala perjuangan yang dilakukan oleh Cut Meutia, pemerintah Indonesia mengabadikan potretnya dalam pecahan seribu rupiah.

2. Cut NyakDhien


Saat membahas pahlawan nasional wanita, tentu kita tidak pernah lepas dari sosok Cut Nyak Dhien. Pahlawan wanita dari Aceh ini lahir pada tahun 1848 dan berasal dari keluarga bangsawan.

Meski berdarah bangsawan, semangatnya tidak pernah surut untuk berjuang membebaskan rakyatnya dalam cengkraman penjajah di Tanah Rencong. Bersama dengan suami keduanya, Teuku Umar, Cut Nyak Dhien turut berada di garda depan untuk melawan penjajah bersama dengan rakyat Aceh. Bahkan setelah suaminya meninggal, ia tetap gencar melakukan perlawanan terhadap Belanda.

3. Rasuna Said


Rangkayo Rasuna Said atau Rasuna Said adalah salah satu sosok wanita yang memiliki banyak sekali campur tangan dalam kemerdekaan Indonesia. Mirip dengan R.A Kartini, Rasuna Said memperjuangkan hak kesetaraan untuk para wanita.

Tidak hanya dalam bidang pendidikan, beliau juga mendorong wanita untuk paham akan dunia politik. Atas jasa-jasanya itu, wanita kelahiran Agam, Sumatra Barat, 14 September 1910 ini kemudian diangkat menjadi Pahlawan Nasional pada 13 November 1975 dalam Keputusan Presiden RI No.084/TK/Tahun 1974.

4. Raden Ajeng Kartini


Tidak ketinggalan pula Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini yang merupakan pahlawan wanita paling dikenal saat ini. Ia lahir di Jepara pada 21 April 1879, dan menjadi salah satu pahlawan emansipasi wanita yang sangat termasyur di Indonesia.

Bahkan hari kelahirannya pun diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat Indonesia yakni Hari Kartini. Dirinya yang lahir dari keluarga bangsawan membuat Kartini mendapatkan keistimewaan yakni pendidikan. Melihat ketidaksetaraannya pendidikan untuk para wanita, Kartini kemudian memperjuangkannya.

5. Nyi Ageng Serang


Nyi Ageng Serang lahir pada 1752 dan menjadi salah satu pahlawan wanita nasional Indonesia yang berperan dalam kemerdekaan. Wanita kelahiran Serang ini satu diantara pahlawan pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara.

Memiliki nama kecil Raden Ajeng Retno Kursiah Edi dan lahir dari keluarga terpandang, tak membuat Nyi Ageng Serang berpangku tangan saja saat penjajah. Ia pun bekerja sama dengan Pangeran Diponegoro untuk menumpas penjajahan.

Nah, itulah 5 pahlawan nasional wanita yang mungkin belum kamu ketahui. Masih banyak daftar pahlawan nasional yang akan kami bagikan untuk kamu. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menyimak ulasan kami selanjutnya.

Komentar